
Metro – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Metro menggelar kegiatan Penyelenggaraan dan Pembinaan Kampus Islami dengan tema “Diskusi Implementasi Buku Panduan Penerapan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK)”. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Fakultas Hukum tersebut menghadirkan Prof. Dr. Muhammad Ihsan Dacholfany, S.Pd.I., M.Ed. sebagai narasumber utama dalam upaya memperkuat implementasi nilai-nilai AIK di lingkungan kampus.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Metro dalam membangun budaya kampus Islami yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kokoh dalam pembinaan karakter, akhlak, dan nilai-nilai keislaman. Diskusi diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan yang berperan strategis dalam mengimplementasikan pedoman AIK di lingkungan fakultas.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Muhammad Ihsan Dacholfany menegaskan bahwa Al-Islam dan Kemuhammadiyahan merupakan identitas sekaligus ruh yang melekat pada Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Oleh karena itu, penerapannya tidak boleh hanya menjadi materi pembelajaran di ruang kelas, tetapi harus terintegrasi dalam seluruh aktivitas akademik maupun nonakademik.
“Implementasi AIK harus menjadi budaya yang hidup dalam keseharian sivitas akademika. Nilai-nilai Islam perlu diwujudkan dalam sikap, perilaku, etos kerja, integritas akademik, dan pelayanan yang berlandaskan akhlakul karimah,” ujarnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa Buku Panduan Penerapan AIK disusun sebagai pedoman yang sistematis dan terukur dalam mewujudkan lingkungan kampus yang religius, humanis, profesional, berintegritas, dan berkemajuan. Melalui pedoman tersebut, setiap unsur kampus memiliki arah yang jelas dalam melaksanakan pembinaan keislaman dan kemuhammadiyahan.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dan pandangan dari peserta terkait strategi implementasi AIK di tingkat fakultas. Berbagai aspek yang dibahas meliputi integrasi nilai Islam dalam proses pembelajaran, penguatan budaya kampus Islami, pembinaan karakter mahasiswa, serta pengembangan program-program yang mendukung terwujudnya visi kampus Islami.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh sivitas akademika Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Metro semakin memahami pentingnya implementasi AIK sebagai landasan dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat identitas Universitas Muhammadiyah Metro sebagai perguruan tinggi yang unggul, Islami, dan berkemajuan.
Dengan terselenggaranya diskusi ini, Universitas Muhammadiyah Metro terus menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan akademik yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan persyarikatan Muhammadiyah.
Humas Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Metro.
